Kepanduan
atau pramuka adalah suatu medan gerak untuk anak atau peserta didik, oleh
mereka dibawah pimpinan mereka sendiri, tempat kakak mereka(Pembina) memberikan
kepada adik-adiknya suasana yang sehat dan menganjurkan agar mereka melakukan
kegiatan-kegiatan yang sehat, positif, inisiatif dan produktif yang akan
membatu mereka dalam mengembangkan fungsi kewarganegaraan. Daya tarik yanbg
kuat untuk mengenal alam di lingkungan hidup.
Pembinanaan
perseorangan (melalui kelompok kecil) lebih penting dari pada pembinaan massal,
dalam hal perbaikan intelegensia, kekuatan jasmani dan karekter. Dalam pramuka
bukan isi pelajaran yang terpenting guna melahirkan sesuatu secara benar,
melainkan menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang benar. Hal ini Nampak jelas dalam
cara kerja regu dan pasukan penggalang. Mereka di bimbing untuk kerja sama
dalam tim atau kelompok, regu atau rtegu kerja, kesempatan baik untuk bekerja
sama mencapai suatu tujuan.
Disitu
tampak latihan berdemokrasi, bahkan itulah demokrasi Pancasila dalam
prakteknya. Jika kita megacu pada uraian arti kiasan lambang pramuka. Lambang
pramuka yaitu nyiur, dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya
upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya dimana ia berada
dan dalam keadaan yang bagai manapun juga. Apalagi sekarang sudah era
globalisasi dan reformasi.
Pada zaman
orde baru, pramuka menjadi sarana arena yang diikuti secara antusias oleh
berbagai lapisan masyarakat. Menurutnya pramuka dianggap sebagai sarana yang
paling efektif untuk melakukan internalisasi nilai-nilai universal pancasila,
terutama pada sila kedua.
Gerakan
serta semangat reformasi yang kini tengah terus bergulir menghendaki suatu
perubahan tatanan baru dengan segala perbaikan, keselarasan dengan tuntuan yang
lebih transparansi. Dilandasi dengan kejujuran, kebenaran, keadilan dan
sementar disisi lain Gerakan Pramuka sebagai pelengkap pendidikan formal dan
informal juga di tuntu ikut memberikan kontibusi positif terhadap lahirnya
generasi baru di masa datang yang mampu diwarisi pesan-pesan moral reformasi.
Dewasa ini
ada sebuah kenyataan yang teramat pahit atau mungkin juga sebuah cobaan dan
tantangan yang teramat berat, ketika semakin banyak jumlah remaja penyandang
masalah sosial. Mereka terjebak kedalam perilaku yang menyimpang dan telah
lutut dan menghambakan dirinya kepada tata nilai asing. Mereka adalah
saudara-saudara kita, yang berpotensi untuk menimbulkan berbagai problema
sosial dimasyarakat. Di samping itu secara internal terdapat pula ketidak
siapan mental dan rohani pada sebagian remaja, sehingga mereka gagal untuk
mempertahankan diri dari pengaruh negative yang menyesatkan.
Gerakan
Pramuka ditutut untuk menciptakan pesonanya sendiri, sehingga orang-orang muda
lebih tertarik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki, melalui wadah
kepramukaan dengan kegiatan yang kreatif, educatif, inovatif dan penuh
tantangan yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat kita.
Maka Gerakan
Pramuka sangat merindukan eksistensi para anggota dewasanya dalam bembina,
mengembangkan organisasi secara sukarela, dan terus menerus. Gerakan Pramuka
sangat mendambahkan sebuah organisasi yang semakin mapan, semakin strategis,
semakin antisipasi terhadap berbagai kendala, sehingga perjalanya mulus,
lancar, dan sukses. Gerakan Pramuka sangat menginginkan tertibnya program pendidikan
atau pelatihan baik bagi anak didik maupun anggota dewanya sehingga prosesnya
lancer, tuntas dan berkualitas. Gerakan pramuka sangat mengharapkan bisa
mandiri dengan dana atau fasilitas yang pasti dan memadai.
Menurut
ketua kwatir Nasional Azrul Azwar, kegiatan pramuka berperan penting dalam
pembangunan generasi muda diantaranya melalui pendidikan karakter, semangat
kebangsaan serta meningkatkan keahlian atau skill serta menumbuhkan rasa
nasionalisme.
“Gerakan
pramuka itu ada 3 sebenarnya, itu ada pembentukan karakter, itu akan terlihat
nanti dari watak kepribadian akhlah mulia, jadi anak-anak kita ajak mandiri ,
jujur bertanggungjawab kita ajak sopan santun. Yang kedua adalah kita
menanamkan semangat kebangsaan, bela negara itu yang diajarkan dalam gerakan
pramuka. Kalau kita baca darma yang kedua cinta tanah air dan kasih sayang
sesama manusia. Cinta tanah air itu yang diartikan adalah rasa kebangsaan,
cinta bangsa bela Negara. Yang ketiga nanti tujuan kita adalah untuk
meningkatkan keahlian pada anak-anak, ketrampilan itu bisa ketrampilan standar
pramuka tali - temali, smapur atau ketrampilan dalam rangka menungjang hidup
life skill”.ungkapnya.
Azrul
Azwar mengatakan, kecerdasan bukan hanya terletak pada penguasaan ilmu
pengetahuan semata, namun juga harus ditopang oleh jasmani yang kuat,
ketrampilan dan juga moral, yang semua itu dapat diperoleh melalui kegiatan
pramuka.
Daftar
Pustaka
http://ikhwan-scoutone.blogspot.com/2010/06/peran-pramuka-terhadap-generasi-muda.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar